SEMUT BIJAK
|
S
|
uatu hari di sebuah
pohon yang rindang terdapat sekumpulan semut yang sedang berkerja untuk
mengumpulkan makanan sebagai persediaan musim dingin yang akan tiba. Mereka
begitu semangat dan saling bergotong royong mengumpulkan makanan dari bawah
pohon menuju sarang mereka yang berada diatas pohon. Sekumpulan semut tersebut
memiliki ratu yang bernama Ratu Vania, sebagai pengatur dan yang memerintahkan
sekumpulan semut tersebut untuk melakukan tugasnya. Ratu Vania adalah seorang
ratu yang cantik, bijaksana dan tangguh meskipun dia seorang wanita namun tak
kalah dengan raja-raja lainnya.
Tidak lama kemudian ada seekor
belalang yang menghampiri sekumpulan semut yang sedang bekerja. Belalang
tersebut nampak lemas berjalan mendekat. Salah satu dari tentara semut tersebut
bertanya kepada si belalang. “hai belalang kau kenapa, kau terlihat sangat
pucat?” kata semut. Lalu belalang menjawab “ aku kelaparan semut bisakah kau
memberiku sedikit makanan?”. “ aku bisa saja memberimu makanan tapi mengapa kau
tak mencari sendiri?” kata semut. “ makananku telah habis semut” belalang
menjawab dengan wajah yang murung. Melihat belalang yang sudah begitu lemas,
semut pun membawa belalang ke sarangnya untuk memberinya makan. Belalang begitu
lahap menyantap hidangan yang disajikan oleh semut tersebut. “ makananmu
sungguh enak semut hingga aku ingin makan lagi dan lagi, bolehkah aku meminta
makananmu lagi?” kata belalang. Semut menjawab “ mengapa kau tak kenyang sudah
banyak sekali makanan yang kau makan wahai belalang?, apabila kau meminta lagi
lama-lama persediaan makanan kami akan berkurang untuk musim dingin kelak”. “
sudahlah kalian kan banyak bisa mencari dengan cepat dan mudah” jawab balalang.
Kemudian Ratu Vania mendengar
perbincangan antara salah satu tentara semut tersebut dengan belalang, lalu
ratu pun menghampiri mereka. “ apa yang sebenarnya kau katakan wahai belalang?
seenaknya kau menyuruh salah satu tentaraku dan meminta makan dengan sesuka
hatimu?!” kata Ratu Vania. Mendengar Ratu Vania berkata seperti itu tentara
semut pun ketakutan dan sedikit mejauhi belalang. Belalang menjawab” aku kan
hanya meminta tolong pada salah satu tentara semutmu wahai Ratu Semut”.
“tentaraku sudah bekerja keras untuk mencari makan, mengapa kau tidak mencari
saja sendiri?” kata Ratu Vania. “ mengapa aku harus susah mencari bukankah
meminta lebih mudah dan enak?” jawab belalang. Mendengar perkataan belalang
yang seperti itu Ratu sangat marah dan memerintahkan beberapa tentaranya untuk
mengusir belalang keluar dari sarangnya tersebut.“ jangan biarkan belalang
rakus dan tidak bisa menghargai kerja keras kita masuk lagi ke sarang ini!”
kata Ratu Vania. “ siap Ratu Vania” jawab para tentara semut.
Berapa hari kemudian musim dingin tiba
para semut dan Ratu menghabiskan waktu didalam sarang dan menikmati persediaan
makanan mereka. Sedangkan seekor belalang yang rakus tersebut kelaparan dan
tergeletak kedinginan didepan sarang semut, kemudian Ratu Vania mengdatangi
belalang tersebut dengan membawa makanan untuk belalang. Melihat perbuatan baik
Ratu semut, belalangpun sadar bahwa apa yang dilakukannya sangatlah jahat dan
tidak baik, kemudian dia berjanji akan bekerja keras untuk mencari makanan
sendiri dan akan menghargai kerja keras orang lain agar dia tidak rakus nan
tamak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar